Gubernur Khofifah Tutup Rangkaian Riyayan, Apresiasi Peran Ojol sebagai Pejuang Keluarga

#image_title

SURABAYA, 24 MARET 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengakhiri rangkaian riyayan Idul Fitri 1447 H dengan bersilaturahim dengan 250 pengemudi ojek online (ojol) di kediaman Jemursari Surabaya, Senin (23/3). Hal ini sebagai wujud kepedulian dan apresiasi terhadap para pekerja sektor informal.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat, akrab dan penuh kebersamaan. Sejak pukul 18.00 WIB, para pengemudi ojol mulai berdatangan dan menikmati berbagai hidangan kuliner dari UMKM dan pedagang kaki lima. Para pengemudi tampak menikmati momen tersebut sebagai ruang melepas penat, sekaligus mempererat tali silaturahim di momen Lebaran.

Kehangatan semakin terasa saat Gubernur Khofifah hadir dan menyapa para pengemudi satu per satu. Dengan pendekatan humanis, ia berbaur tanpa sekat serta menyampaikan apresiasi atas peran penting para pengemudi ojol sebagai pejuang keluarga dalam mendukung mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah.

"Terima kasih semua sudah hadir. Alhamdulillah, malam ini kita bisa bersilaturahim dalam suasana yang penuh persaudaraan  dan kebersamaan. Panjenengan semua adalah pejuang keluarga yang setiap hari hadir memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk saling menguatkan dan berbagi kebahagiaan, khususnya bagi para pekerja sektor informal yang tetap beraktivitas di tengah suasana hari raya.

Kebersamaan tersebut semakin berkesan saat Khofifah turut merayakan ulang tahun sejumlah driver ojol dan anggota keluarga mereka dengan menyerahkan kue secara langsung, serta mendoakan keberkahan bagi mereka.

"Mudah-mudahan Allah mudahkan semua urusan kita, anak-anak kita anak-anak yang sholeh sholehah, manfaat barokah hidup kita, barokah Jawa Timur, barokah Indonesia," ucapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pengemudi. Perwakilan pengemudi ojek online wilayah Surabaya–Sidoarjo, Yuliawati mengaku bersyukur dapat hadir dalam kegiatan tersebut bersama rekan-rekannya.

Baca juga :  Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi, Tagana Jadi Ujung Tombak Penanganan Bencana

"Kebaikan Ibu Khofifah sangat kami rasakan. Dari awal keberangkatan kami sudah diarahkan, sampai di sini disambut hangat, makanannya enak. Alhamdulillah kami juga bisa membawa anak-anak, jadi benar-benar jadi momen keluarga. Terima kasih, lebaran ini jadi sangat berkesan,” ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Mbok Mak itu juga menilai kepemimpinan Gubernur Khofifah memberikan perhatian nyata, khususnya bagi pengemudi perempuan yang banyak berperan sebagai tulang punggung keluarga.

"Beliau sangat perhatian. Program-programnya terasa nyata membantu kami, terutama ojol perempuan yang banyak jadi tulang punggung ekonomi keluarga. Harapan kami, dukungan ini terus berlanjut agar kami bisa hidup lebih baik,” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan Pengemudi Ojol asal Sidoarjo, Wiwin Triarini, yang merasa bahagia dapat merasakan langsung suasana kebersamaan di momen Lebaran.

"Senang sekali bisa kumpul seperti ini, makan enak, ketemu teman-teman, dan bisa langsung bertemu Ibu Gubernur. Terima kasih sudah membuka rumah untuk kami semua,” katanya.

Selain memberikan dampak sosial, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Salah satu pedagang minuman, Hadi mengaku penjualannya meningkat selama kegiatan berlangsung.

“Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah. Dengan adanya acara ini, kami pedagang kecil juga ikut merasakan rezeki. Jualan jadi ramai,” tuturnya.

Hal senada disampaikan pedagang makanan ringan, Sumarsih yang turut merasakan peningkatan pendapatan dari kegiatan Riyayan Lebaran Idul Fitri kali ini.

“Alhamdulillah hasilnya lumayan, bisa untuk tambahan mudik. Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah,” pungkasnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur Khofifah menyerahkan _sangu_ dan paket sembako kepada para pengemudi ojek online serta masyarakat yang hadir.