Strategi Kawasan Jadi Kunci Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

#image_title

JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus memperkuat strategi pengembangan ekonomi kawasan sebagai langkah percepatan menuju target 0 persen kemiskinan ekstrem. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan intervensi pemerintah berjalan terintegrasi dan tepat sasaran di wilayah-wilayah prioritas.

Penguatan ekonomi kawasan dilakukan melalui sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya guna mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas masyarakat, dan penguatan usaha mikro serta ekonomi lokal. Kemenko PM menekankan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan komprehensif berbasis wilayah.

Strategi tersebut mencakup peningkatan akses terhadap sumber daya ekonomi, penguatan kapasitas pelaku usaha, serta optimalisasi potensi lokal di masing-masing daerah. Dengan mengembangkan ekonomi berbasis kawasan, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi dapat lebih merata dan berdampak langsung terhadap masyarakat miskin ekstrem.

Selain aspek ekonomi, pemerintah juga memastikan intervensi sosial tetap berjalan, seperti bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses pendidikan dan layanan dasar. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.

Kemenko PM optimistis bahwa melalui penguatan ekonomi kawasan dan kolaborasi lintas sektor, target 0 persen kemiskinan ekstrem dapat dicapai sesuai rencana. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca juga :  Nilai Tukar Rupiah Tertekan, Fundamental Ekonomi Dinilai Kuat