Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi Melalui Kebijakan Fiskal dan Moneter yang Terkoordinasi

Jakarta – Pemerintah optimistis perekonomian nasional mampu tumbuh lebih tinggi pada tahun 2027 seiring semakin kuatnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter. Optimisme tersebut disampaikan dalam pemaparan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 yang menjadi fondasi penyusunan RAPBN tahun mendatang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa koordinasi yang erat antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan fiskal akan diarahkan untuk memperkuat produktivitas, meningkatkan daya saing, serta mendukung program-program prioritas nasional, sementara kebijakan moneter tetap menjaga stabilitas harga dan sistem keuangan.

Dalam kerangka tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi melalui penguatan investasi, peningkatan konsumsi domestik, pengembangan industri bernilai tambah, serta percepatan transformasi ekonomi di berbagai sektor strategis. Langkah tersebut juga didukung oleh upaya menjaga inflasi tetap terkendali dan memperkuat ketahanan sektor keuangan nasional.

Pemerintah menilai bahwa stabilitas makroekonomi yang terjaga akan menjadi modal penting untuk menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru. Oleh karena itu, koordinasi lintas kebijakan akan terus diperkuat agar mampu merespons dinamika ekonomi global maupun domestik secara cepat dan tepat.

Selain menjaga stabilitas, sinergi fiskal dan moneter juga diharapkan mampu memperkuat daya tahan ekonomi nasional terhadap berbagai tantangan eksternal. Dengan fundamental ekonomi yang dinilai tetap solid, pemerintah meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ekonomi ke depan akan tetap berfokus pada penciptaan pertumbuhan yang berkualitas, peningkatan produktivitas nasional, serta penguatan sektor-sektor yang memiliki dampak luas terhadap perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

Sumber : InfoPublik