Sematkan Satyalancana Karya Satya ke 469 ASN, Gubernur Khofifah Tekankan Integritas dan Kualitas Pelayanan

Surabaya, 14 OKTOBER 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan secara langsung Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya kepada 469 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (13/10).

Penyematan yang berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jatim ini, menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para ASN dengan masa kerja 10, 20, dan 30 tahun.

Penganugerahan dilaksanakan dalam dua sesi, dengan 244 ASN menerima penghargaan pada sesi I dan 225 ASN pada sesi II. Pada sesi I, penerima terdiri atas 3 ASN untuk masa pengabdian 30 tahun, 1 ASN untuk 20 tahun, dan 240 ASN untuk 10 tahun. 

Sementara sesi II, 1 ASN menerima penghargaan untuk masa pengabdian 30 tahun, 2 ASN untuk 20 tahun, dan 222 ASN untuk 10 tahun.

Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah menyampaikan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penerima penghargaan atas kontribusi mereka bagi kemajuan Jatim.

Menurutnya, penghargaan kali ini harus menjadi pengingat bagi setiap ASN untuk terus menjaga amanah, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Terima kasih banyak sudah memberikan dedikasi dan pengabdian yang terbaik, sehingga Presiden Republik Indonesia memberikan tanda kehormatan kepada panjenengan semua. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja dengan penuh integritas, penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Khofifah.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk memastikan setiap pengabdian dan tugas yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membawa dampak positif dan keberkahan bagi Jawa Timur.

“Semoga pengabdian panjenengan semua membawa manfaat, memberikan berkah bagi Jawa Timur. Apa yang kita kerjakan harus berdampak bagi masyarakat dan menjadi keberkahan bagi kita semua."katanya.

Kepada para penerima penghargaan sesi kedua, Khofifah mengajak seluruh ASN menjadikan penganugerahan ini sebagai penguat komitmen untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi Jatim.

"Jaga seluruh prestasi, integritas dan pengabdian yang sudah bapak ibu lakukan selama ini dan teruslah memberikan yang terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara khususnya bagi Jawa Timur," katanya.

Ia mengingatkan, setiap bentuk pengabdian dan kebaikan memiliki nilai, meskipun tidak seluruhnya terlihat atau mendapat pengakuan dari orang lain. Karena itu, ia mengajak para ASN untuk tetap bekerja dengan tulus dan menjaga integritas dalam bertugas.

"Mungkin dari sekian banyak kerja baik kita tidak terpotret oleh manusia, tetapi malaikat akan selalu memotret catatan-catatan kebaikan itu. Maka teruslah bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memperkuat kerja kolektif, sinergi, dan kolaborasi yang sudah dibangun selama ini,” katanya.

"Tetaplah dijaga, tetaplah ditingkatkan integritas yang sudah dibangun dengan baik ini. Semoga semua yang kita lakukan berdampak dan berkah  bagi Jawa Timur," pungkasnya.